DONASI IKATAN ALUMNI CURUG untuk KORBAN GEMPA PALU, SIGI dan DONGGALA

DONASI IKATAN ALUMNI CURUG untuk KORBAN GEMPA PALU, SIGI dan DONGGALA

Rabu, 10 Oktober 2018.

Ikatan Alumni Curug, sekali lagi mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas bencana gempa dan gelombang tsunami yang menimpa Rakyat Palu, Sigi dan Donggala. Di dampingi Kepala UPBU Mutiara Sis Al Jufrie Palu, Benyamin Apetuley, Beno, begitu dia disapa, Salahudin Rafi selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Curug menyerahkan bantuan sosial berupa donasi kepada para korban gempa di sekitar Palu.

Kepala UPBU Mutiara Sis Al Jufrie, Benyamin Apetuley, Beno, begitu dia disapa mendampingi Salahudin Rafi selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Curug kepada para korban bencana gempa Palu, Sigi dan Donggala.

Bantuan sosial tersebut merupakan hasil donasi yang terhimpun dari Resimen Korps Taruna STPI dan seluruh Alumnus yang tergabung dalam Ikatan Alumni Curug. Total donasi yang disumbangkan untuk tahap pertama ini adalah sebesar Rp.46.680.000,- yang diserahkan kepada Sukmawati sebagai Relawan Pemulihan Korban Bencana Pascagempa. Melalui Sukmawati, sumbangan tersebut akan segera didistribusikan kepada yang berhak menerima serta memberikan laporan keuangan kepada Ikatan Alumni Curug setiap kegiatan donasi disampaikan kepada para korban bencana gempa Palu, Sigi dan Donggala.

Setelah kegiatan dilakukan, pimpinan Ikatan Alumni Curug diberikan kesempatan untuk melihat kondisi kota Palu dan sekitarnya.

Bangunan mesjid yang berpindah sejauh ratusan meter akibat peristiwa likuifaksi di Kelurahan Petobo, Sigi.

 

Excavator mengumpulkan puing-puing akibat reruntuhan dalam peristiwa tsunami di wilayah pesisir Donggala, Palu.

Jembatan Kuning yang ambruk akibat gelombang tsunami yang menghantam jembatan serta menerjang seluruh fasilitas yang berada di lokasi pemyelenggaraan Palu Nomoni pada Jumat sore, 28 September 2018.

Mudah-mudahan dengan donasi yang diberikan oleh Ikatan Alumni Curug menjadi keberkahan para korban maupun pemerintah daerah, walaupun sedikit, serta menjadi penguat doa kepada seluruh pihak yang aktif dalam kegiatan membangkitkan kembali Palu, Sigi dan Donggala.(jkforiac)

Share this post