AKSELERASI PROGRAM-PROGRAM PRIORITAS SETELAH TERBIT AKTA BADAN HUKUM IKATAN ALUMNI CURUG

AKSELERASI PROGRAM-PROGRAM PRIORITAS SETELAH TERBIT AKTA BADAN HUKUM IKATAN ALUMNI CURUG

IAC  Senin, 10 September 2018 I 10:00 WIB 

Alhamdulillah. Ikatan Alumni Curug Resmi Berbadan Hukum. Setelah menunggu kurang lebih sembilan bulan sejak penyelenggaraan Musyawarah Nasional (MUNAS) pertama IAC pada tanggal 17 Desember 2017, Akta pendirian Ikatan Alumni Curug, selanjutnya disingkat IAC, terbit. Pengesahan Akta Pendirian nomor 10.- tertanggal 6 September 2018 ditandatangani oleh Notaris Minar Meriyanti Marbun, Salahudin Rafi selaku Ketua Umum IAC, Ahmad Irfan Nasution selaku Sekretaris Jenderal IAC serta Yayan Hendrayani selaku Bendahara Umum IAC. Turut menyaksikan M. Basuki Mardianto selaku Anggota Dewan Penasehat Pusat IAC yang mewakili seluruh Pimpinan Dewan Penasehat Pusat serta beberapa unsur pimpinan DPP IAC dan perwakilan taruna tingkat akhir, bertempat di depan Gedung Sekretariat Pusat IAC, kompleks Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia.

Pengesahan Akta Pendirian Ikatan Alumni Curug. Tampak depan, dari kiri ke kanan berturut-turut adalah Samsu Eriyanto, Ahmad Irfan, Yayan Hendrayani, Salahudin Rafi, Notaris Minar Meriyanti Marbun dan M. Basuki Mardianto. (Dokumentasi IAC)

Turut hadir dan menyaksikan pengesahan Akta Pendirian IAC: Wakil Ketua Umum IAC, Achmad RIfai, Wakil Sekretaris Jenderal IAC, Oka Fatra, Bendahara I DPP IAC, Zulina Kurniawati, Bendahara II DPP IAC, Samsu Eriyanto, Ketua Bidang Organisasi, Andung Luwihono serta Anggota Departemen Pelatihan dan Pengembangan DPP IAC, Shanty Nurtiara Putri.

Dalam sambutan, Salahudin Rafi menginstruksikan kepada anggota DPP IAC agar segera menindaklanjuti dan mengakselerasi program-program prioritas yang telah diputuskan pada kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Kesatu IAC pada tanggal 4-5 Mei 2018. Salah satu program prioritas tersebut adalah pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sesuai dengan Wilayah Otoritas Bandara di Indonesia.

Sambutan Ketua Umum IAC, Salahudin Rafi tentang tindaklanjut dan akselerasi program prioritas IAC sesuai dalam putusan kegiatan RAKERNAS I tanggal 4-5 Mei 2018. (Dokumentasi IAC)

Kesepuluh wilayah otoritas bandara yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Otoritas bandara wilayah I        : Bandara Internasional Soekarno-Hatta                 (Banten);
  2. Otoritas bandara wilayah II      : Bandara Internasional Kualanamu                          (Medan);
  3. Otoritas bandara wilayah III     : Bandara Internasional Juanda                                 (Surabaya);
  4. Otoritas bandara wilayah IV     : Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai             (Bali);
  5. Otoritas bandara wilayah V       : Bandara Internasional Sultan Hasanuddin            (Makassar);
  6. Otoritas bandara wilayah VI     : Bandara Internasional Minangkabau                      (Padang);
  7. Otoritas bandara wilayah VII   : Bandara Internasional Sepinggan                            (Balikpapan);
  8. Otoritas bandara wilayah VIII : Bandara Internasional Sam Ratulangi                     (Manado);
  9. Otoritas bandara wilayah IX    : Bandara Rendani                                                           (Manokwari); dan
  10. Otoritas bandara wilayah X      : Bandara Mopah                                                           (Merauke)

Sebaran Lokasi Pembentukan DPC IAC. (Dokumentasi IAC)

Dalam sambutan lainnya, Anggota Dewan Penasehat Pusat IAC, M. Basuki Mardianto menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPP IAC atas telah disahkan Akta Pendirian IAC. “Semoga kegiatan ini menjadi bagian penting dari momen bersejarah yang dikenang oleh para pengurus periode selanjutnya serta mampu memberikan manfaat dan nilai sosial yang sangat besar bagi kemaslahatan masyarakat khususnya di dunia penerbangan”. Pungkasnya.

Sambutan Anggota Dewan Penasehat Pusat IAC, M. Basuki Mardianto dan mengapresiasi kerja seluruh anggota DPP IAC dalam kegiatan pengesahan Akta Pendirian IAC. (Dokumentasi IAC)

 

Foto Bersama Pengurus DPP IAC dan Tamu Undangan. (Dokumentasi IAC)

Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama Anggota Dewan Penasehat Pusat DPP IAC, jajaran pimpinan DPP IAC, Notaris Minar Meriyanti Marbun dan perwakilan taruna dari berbagai program studi di STPI. Selamat dan sukses untuk Ikatan Alumni Curug. Semoga dapat memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia terutama bagi seluruh masyarakat di dunia penerbangan. (*jk)

Salahudin Rafi menginstruksikan kepada anggota DPP IAC agar segera menindaklanjuti dan mengakselerasi program-program prioritas yang telah diputuskan pada kegiatan Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Kesatu IAC pada tanggal 4-5 Mei 2018

Share this post